Peringkat terbaru UI di Asia

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Peringkat terbaru UI di Asia

Keberhasilan Universitas Indonesia (UI) sebagai institusi perguruan tinggi terbaik di Indonesia kembali diapresiasi oleh lembaga pemeringkat bergengsi dunia Quacquarelli Symonds (QS). Peringkat UI di Asia kembali meningkat sebanyak 13 poin dalam jajaran top 100 universities se-Asia dengan peringkat ke-54 (tahun sebelumnya menduduki peringkat 67).

QS Asia University Ranking 2017 merilis hasil pemeringkatan yang dilakukan terhadap lebih dari 400 perguruan tinggi dari 17 negara di Asia dan 23 Perguruan Tinggi di Indonesia tersebut awal minggu ini.

UI unggul pada indikator “International Faculty” yang menandakan bahwa para akademisi maupun peneliti dari mancanegara tertarik untuk berbagi ilmu dan melakukan penelitian di UI. Setidaknya hingga pertengahan tahun 2017, terdapat 1.588 tenaga akademisi yang pernah hadir ke UI untuk menjadi dosen, dosen tamu, peneliti tamu dalam rangka sharing knowledge kepada sivitas akademika UI.

Rektor UI Prof.Dr.Ir.Muhammad Anis, M.Met menyampaikan apresiasinya kepada seluruh civitas kampus.

“Kami berbangga hati atas pencapaian ini–dengan demikian secara tidak langsung menunjukkan bahwa institusi pendidikan di Indonesia telah direkognisi oleh dunia pendidikan di Asia. UI akan senantiasa berlari membawa bendera pendidikan nasional guna menghasilkan para lulusan yang mandiri dan unggul serta siap menghadapi dan menyelesaikanpermasalahan dan tantangan pada tingkat nasional maupun global,” katanya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pencapaian UI tidak terlepas dari pemenuhan seluruh parameter. Berdasarkan hasil kalkulasi yang dilakukan tim QS, UI unggul pada Kualitas Tenaga Pendidik, Reputasi Akademis, Jumlah Tenaga Pendidik Asing di UI serta Kegiatan belajar-mengajar di setiap fakultas.

Selain itu, indikator lain yang berhasil dipenuhi di antaranya terdapat peningkatan signifikan dalam publikasi jurnal, pengelolaan sumber daya manusia di tingkat universitas maupun fakultas serta tata kelola organisasi yang mencakup budaya, kebiasaan, kebijakan dan upaya internasionalisasi komunitas mahasiswa maupun tenaga pendidik. Upaya ini juga seturut program pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, riset dan inovasi guna mendukung daya saing bangsa.

Parameter pemeringkatan

Pemeringkatan QS Asia University Rankings menggunakan sepuluh parameter dalam pemeringkatan yaitu:

1. Academic reputation (30%) –mengukur unsur akademik secara menyeluruh;

2. Employer reputation (20%) – mengukur kualitas tenaga pendidik perguruan tinggi;

3. Faculty/student ratio (15%) – mengukur keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi;

4. Citations per paper (10%) – mengukur jumlah kutipan (citation) pada setiap publikasi ilmiah yang dihasilkan para sivitas akademika perguruan tinggi;

5. Paper per Faculty (10%) – mengukur jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan para sivitas akademika perguruan tinggi;

6. Staff with PhD (5%) – mengukur proporsi pengajar dengan pencapaian jenjang akademik tertinggi yaitu Doktor;

7. Inbound Exchange Students(2.5%) – mengukur jumlah mahasiswa asing yang berkuliah ke perguruan tinggi tersebut dalam rangka pertukaran pelajar sedikitnya satu semester;

8. International Faculty (2.5%) – mengukur jumlah ekspatriat/tenaga pendidik asing di fakultas/perguruan tinggi;

9. International Student(2.5%) – mengukur jumlah mahasiswa asing di fakultas/perguruan tinggi;

10. Outbond Exchange Students (2.5%) – mengukur jumlah mahasiswa perguruan tinggi tersebut yang berpartisipasi sedikitnya satu semester pada program pertukaran mahasiswa di level internasional.

Ada kabar baik dari pencetakan e-KTP
Freeport tak serius bangun smelter
Pendalaman DPR soal ambrolnya keuangan BPJS Kesehatan
DPR akan tindaklanjuti laporan Amnesty International terkait politik apartheid Myanmar
Membedah masalah guru Indonesia
Fetching news ...