News Law

Riza Chalid penampakan di acara NasDem, sudah aman?

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Riza Chalid penampakan di acara NasDem, sudah aman? Suara Riza terekam dalam pembicaraan tentang divestasi Freeport Indonesia yang melibatkan Setya Novanto dan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin

Menyusul penampakan sosok Riza Chalid dalam acara Akademi Bela Negara Partai Nasdem, Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan lembaga yang dipimpinnnya sudah tidak lagi memburu pengusaha minyak tersebut.

"Bagi kita secara hukum kasus yang berkaitan dengan Freeport yang kamu sebutkan itu sudah selesai," kata Jaksa Agung HM Prasetyo tentang kasus rekaman "Papa Minta Saham" saat ditanya wartawan usai menghadiri kegiatan Pernikahan Massal untuk menyambut HUT Ke-58 Adhyaksa di Jakarta, Kamis (19/07/2018).

M Riza Chalid adalah salah satu aktor dalam skandal “Papa Minta Saham”. Suara Riza terekam dalam pembicaraan tentang divestasi Freeport Indonesia yang melibatkan Setya Novanto dan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin, yang juga mencakup pembagian saham untuk beberapa pejabat. Akibat skandal Papa Minta Saham tersebut, Setya Novanto harus mengundurkan diri dari kursi ketua DPR, sebelum akhirnya dicokok KPK karena skandal korupsi e-KTP.

Ketika dimintai tanggapan mengenai kehadiran Riza Chalid dalam acara Akademi Bela Negara Partai Nasdem, ia mengatakan: "Silakan, urusan dia, kok nanya ke saya? Saya sendiri juga hadir di situ."

Pada awal Januari 2016, Kejaksaan Agung mengaku kesulitan menghadirkan Riza Chalid untuk meminta keterangan mengenai rekaman Papa Minta Saham.

Kejaksaan saat itu sudah meminta keterangan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Sekjen DPR, dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin. Rekaman tersebut juga sudah ada di tangan kejaksaan.

Prasetyo menjelaskan bahwa tidak semua perkara itu berkonotasi ke persidangan.

"Tergantung kepada fakta dan bukti yang ada, kalian tahu persis perjalanan kasus itu. Ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai hasil rekaman yang dinyatakan bukan barang bukti. Kamu tahu enggak itu? Tahu tidak tuh?" katanya.

"Jadi bukti-bukti yang tadinya kita anggap sebagai bisa melengkapi penanganan perkara ini, ternyata oleh MK dinyatakan tidak sah sebagai barang bukti itu, dan sekarang prosesnya sudah selesai," ia menambahkan.

Menurut putusan MK mengenai uji materi Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, penyadapan adalah kegiatan yang dilarang karena melanggar hak konstitusional warga negara, khususnya hak privasi untuk berkomunikasi sebagaimana dijamin oleh Pasal 28F UUD 1945. Dalam konteks penegakan hukum pun, Mahkamah berpendapat, kewenangan penyadapan juga seharusnya sangat dibatasi.

Penampakan Riza

Pengusaha minyak Riza Chalid, yang kabarnya lama tak terdengar sejak kasus 'Papa Minta Saham', kembali muncul. Riza terlihat menghadiri acara di Akademi Angkatan Bela Negara NasDem.

Kehadiran Riza pun membuat heboh. NasDem menyebut Riza Chalid hadir sebagai undangan dan bukan kader.

Awal kehadiran Riza Chalid di Akademi Angkatan Bela Negara NasDem terungkap lewat video yang beredar di media sosial. Saat itu, Presiden Joko Widodo sedang memberikan kuliah umum pada Senin (16/7) lalu.

Potongan video yang beredar itu menampilkan sejumlah tamu yang duduk di barisan depan acara kuliah umum diisi Presiden Jokowi itu. Riza terlihat duduk sebaris dengan sejumlah tokoh yang diundang, di antaranya adalah anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud Md, anggota Wantimpres Sidharto Danusubroto, dan Kepala BPN Sofyan Djalil.

Kurang potennya Ma'ruf Amin dan ramalan Jokowi bakal kalah karena sang wakil
Wartawan tewas naik 14 persen di sepanjang 2018
Negara tak akan punah karena Prabowo kalah
KPU: Kotak suara kardus hemat 70 persen
Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru
Mobile Legends rilis karakter hero baru
BRI beberkan dua cara hadapi fintech
Bangladesh belajar program keluarga harapan ke Indonesia
Pelemahan rupiah dan sentimen dagang AS halangi pergerakan IHSG
Fetching news ...