Resolusi Sawit Uni Eropa khianati Indonesia

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Resolusi Sawit Uni Eropa khianati Indonesia

Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo menilai ratifikasi resolusi kelapa sawit oleh Parlemen Eropa telah mengkhianati bangsa Indonesia.

“Saya melihat resolusi kelapa sawit oleh Uni Eropa dengan kampanye hitam anti-kelapa sawitnya itu sebagai sebuah pengkhianatan terhadap bangsa Indonesia. Seperti sahabat yang ditelikung dari belakang oleh sahabatnya sendiri. Bagaimana tidak, Indonesia merupakan mitra, sahabat dalam berbagai kerja sama bilateral dan unilateral sejak awal Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri. Namun tiba-tiba (sebenarnya sudah ada sejak bulan April, red) muncul isu kampanye hitam terhadap kelapa sawit yang jelas-jelas Indonesia sebagai salah satu pengeskpor kelapa sawit terbesar di Eropa. Kondisi ini tentu sangat merugikan Indonesia yang di dalamnya banyak petani kecil,” ujar Edhy usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR dengan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, dan BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) di ruang rapat Komisi IV, Senayan, Jakarta (06/12/2017).

Resolusi atau Kampanye hitam sawit yang dinamai Palm Oilo dan Deforestation on the Rainforests (Kelapa sawit dan Deforestasi Hutan Hujan) oleh Uni Eropa ini menuding bahwa pengembangan industri kelapa sawit menjadi penyebab utama deforestasi dan perubahan cuaca. Padahal deforestasi bukan hanya disebabkan oleh pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

Dilanjutkan Politisi dari Fraksi Partai Gerinda ini, ia lebih meyakini bahwa resolusi berupa kampanye hitam atas kelapa sawit itu semata karena persaingan bisnis dengan tujuan supaya minyak sawit tidak dimasukkan sebagai bahan baku program biodisesel pada 2020 mendatang. Hal ini tentu bertentangan dengan prinsip dagang yang dianut Uni Eropa selama ini, yakni fair trade (perdagangan yang adil).

Atas dasar itu, Komisi IV kemudian melakukan kunjungan ke Parlemen Uni Eropa yang tak lain untuk menyelesaikan kesalahpahaman itu.

“Saya dan delegasi DPR RI yang berjumlah 16 orang didampingi oleh Wakil Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan datang ke Belgia dan bertemu Committee on Agriculture dan Rural Development Parlemen Eropa dan Directore General of Agricultural and riural development (DG AGRI) European Community di Brussel. Saat itu saya mempertanyakan persoalan resolusi sawit yang diajukan Parlemen Eropa. Saya jelaskan betapa pentingnya perkebunan dan industri kelapa sawit dalam membangkitkan ekonomi petani kecil,” papar Edhy.

Saat itu, tambahnya,  banyak yang tidak tahu bahwa 41 persen perkebunan sawit dikelola oleh petani kecil, sehingga kalau resolusi tersebut diterapkan akan mengganggu kehidupan masyarakat Indonesia. Dengan kata lain budidaya sawit merupakan sumber pendapatan jutaan petani dan keluarga petani Indonesia. Sehingga mengganggu sistem yang sudah berjalan dengan baik ini sama dengan mengganggu harkat hidup jutaan orang Indonesia.

“Meski demikian, secara internal saya juga berharap agar pemerintah dan para petani terus memperbaiki diri dan menghilangkan kasus pengerusakan hutan (kebakaran hutan) seperti yang dituduhkan oleh Parlemen Uni Eropa, meskipun hal itu jumlahnya sangat kecil dibanding keseluruhan hutan sawit yang ada,” pungkasnya.

Kubu Prabowo: Kampanye tak harus selalu pencitraan
Legislator ajak seret Myanmar ke Mahkamah Internasional
Demokrat beri masukan jelang empat tahun pemerintahan Jokowi
Panggil Kepala Daerah, kubu Jokowi nilai Bawaslu berlebihan
Peluru yang nyasar ke DPR berasal dari senjata modifikasi
Bawaslu akan panggil Jokowi-Ma'ruf, Timses: capres-cawapres sibuk
DPR dorong alokasi beasiswa korban bencana Sulteng
Ketua MKD datangi lokasi penembakan DPR
Bamsoet minta DPR RI dilapisi kaca anti peluru
Politisi Gerindra: polisi tak profesional simpulkan kasus penembakan
Polisi sebut penembak Gedung DPR berinisial I
Bupati Bekasi dan Direktur Lippo tersangka suap Meikarta
Kubu Jokowi tak tergoda kampanye negatif PKS
Demokrat tidak sanksi cuitan Andi Arief
Kubu Prabowo komitmen selesaikan kasus pelanggaran HAM Novel Baswedan
Fetching news ...