Polemik beras dapat timbukan kecurigaan di masyarakat

REPORTED BY: Insan Praditya

Polemik beras dapat timbukan kecurigaan di masyarakat Gedung DPR-MPR-DPD RI

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi mengatakan polemik impor beras dapat menimbulkan kecurigaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa hal tersebut muncul karena konflik kebijakan antar-kementerian.

"Sering konflik kebijakan antar-kementerian dan menimbulkan kecurigaan negatif dari publik ada potensi moral hazzard atas importasi beras," ujar Viva di jakarta, Kamis (20/09/2018).

Ia menyatakan bahwa persoalan tersebut salah satunya diakibatkan oleh data produksi dan konsumsi pangan yang kacau. Selain itu, ia juga menilai bahwa hingga saat ini pemerintah belum mampu mengendalikan kebijakan pangan. Akibatnya, terus terjadi fluktuasi harga pangan.

"Terjadi konflik antar-kementerian, amburadulnya data produksi dan konsumsi pangan, dan harga pangan di pasar seringkali fluktuatif," lanjutnya.

Viva mengatakan Komisi IV telah berkordinasi dengan Komisi VI untuk menggelar rapat gabungan untuk mengatasi polemik ini. Dalam rapat gabungan itu nantinya akan diundang Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan juga Bulog.

"Untuk menjelaskan pencapaian kinerjanya atas tugas pokoknya. Kementan menjelaskan tentang data produksi pangan (beras), Kemendag melaporkan tentang kebutuhan konsumsi pangan, dan Bulog menjelaskan jumlah penyerapan gabah dan beras petani lokal," ujarnya.

Sebelumnya, polemik impor beras terjadi antara Bulog dengan Kemendag. Bulog berpandangan bahwa Indonesia belum perlu untuk melakukan impor beras karena masih memiliki stok 2,4 juta ton.

Kabulog menilai, dengan realisasi impor 2 juta ton, maka Indonesia masih belum perlu impor beras.

Kubu Prabowo: Kampanye tak harus selalu pencitraan
Legislator ajak seret Myanmar ke Mahkamah Internasional
Demokrat beri masukan jelang empat tahun pemerintahan Jokowi
Panggil Kepala Daerah, kubu Jokowi nilai Bawaslu berlebihan
Peluru yang nyasar ke DPR berasal dari senjata modifikasi
Bawaslu akan panggil Jokowi-Ma'ruf, Timses: capres-cawapres sibuk
DPR dorong alokasi beasiswa korban bencana Sulteng
Ketua MKD datangi lokasi penembakan DPR
Bamsoet minta DPR RI dilapisi kaca anti peluru
Politisi Gerindra: polisi tak profesional simpulkan kasus penembakan
Polisi sebut penembak Gedung DPR berinisial I
Bupati Bekasi dan Direktur Lippo tersangka suap Meikarta
Kubu Jokowi tak tergoda kampanye negatif PKS
Demokrat tidak sanksi cuitan Andi Arief
Kubu Prabowo komitmen selesaikan kasus pelanggaran HAM Novel Baswedan
Fetching news ...