Realisasi investasi triwulan kedua turun 4,9 persen

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Realisasi investasi triwulan kedua turun 4,9 persen

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada triwulan kedua tahun 2018 menurun 4,9 persen dibandingkan triwulan pertama di tahun yang sama.

"Realisasi investasi pada triwulan kedua 2018 sebesar Rp176,3 triliun, menurun 4,9 persen dari triwulan pertama 2018 sebesar Rp185,3 triliun. Atau, meningkat 3,1 persen dari triwulan kedua 2017 sebesar Rp170,9 triliun," kata Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis di Jakarta, Selasa (14/08/2019).

Realisasi investasi diklaim mengalami perlambatan pertumbuhan karena pada triwulan kedua 2018 yang mencapai Rp176,3 triliun hanya tumbuh 3,1 persen dibandingkan periode yang sama 2017. Pertumbuhan itu juga melambat jika dibandingkan dengan capaian triwulan kedua 2017 terhadap triwulan kedua 2016 sebesar 12,7 persen.

Azhar menjelaskan selama triwulan kedua 2018, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp80,6 triliun, naik 32,1 persen dari Rp61,0 triliun pada periode yang sama tahun 2017. Sementara itu penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp95,7 triliun, turun 12,9 persen dari Rp109,9 triliun pada periode yang sama tahun 2017.

"Sementara secara kumulatif Januari-Juni 2018 realisasi investasi mencapai Rp361,6 triliun, meningkat 7,4 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp336,7 triliun. Jadi totalnya naik tapi melambat," katanya.

Sementara itu, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong menjelaskan dari target realisasi investasi yang dipatok sebesar Rp765 triliun, ia mengaku perlambatan yang terjadi akan membuat pemerintah kesulitan mencapai target.

"Tapi pemerintah tidak akan diam, tidak akan pasif, kami akan siapkan langkah terobosan untuk menghalau efek negatif gejolak kurs dan pasar modal dunia dan tantangan lainnya," katanya.

Menurut Thomas, sisa waktu hingga akhir 2018 akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk mencapai target serta mempersiapkan langkah-langkah menjaga realisasi investasi pada 2019.

Pada periode Januari-Juni 2018, dari total realisasi investasi sebesar Rp361,6 triliun, realisasi investasi berdasarkan lokasi proyek tersebar di Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi tersebar di sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran; pertambangan; transportasi, gudang, dan telekomunikasi; listrik, gas, dan air; dan industri logam, mesin, dan elektronik.

Sementara itu realisasi investasi asing berdasarkan asal negara adalah: Singapura, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan dan Hong Kong.

Realisasi investasi sepanjang paruh pertama 2018 berhasil menyerap 491.082 orang, turun dari penyerapan tenaga kerja pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berhasil menyerap 539.457 orang.

Wakil rakyat bukan tukang pukul kepentingan
Jokowi-Ma'ruf kerahkan relawan di daerah suara terendah
Nomor urut satu di Pilpres 2019 lebih untungkan Jokowi-Ma'ruf
 Fahri nilai dana rehab bencana Lombok mampet
Mengapa jomblo Cina harus beli istri dari Indonesia?
Kubu Jokowi nilai Neno Warisman buka kedok #2019GantiPresiden
Ini nama 16 perempuan Indonesia yang dijual ke Cina
Pelabelan caleg eks-koruptor berpotensi langgar HAM
Belajar memegang komitmen kebangsaan dari seorang Yahudi
Perdagangan 16 perempuan Indonesia ke Cina biadab
Kubu Prabowo ganti nama tim sukses
Kondisi 16 perempuan yang dijual ke Cina memprihatinkan
PAN nilai penandaan eks-koruptor pada caleg diskriminatif
PDIP nilai cuitan Fadli Zon tak berkualitas
Kubu Jokowi siapkan lagu kampanye ala milenial
Fetching news ...