Kecewa, pelanggan ini gugat Go-Jek

REPORTED BY: Insan Praditya

Kecewa, pelanggan ini gugat Go-Jek Para driver Go-Jek

Ridarson, seorang pelanggan jasa transportasi online Go-Jek menggugat perusahaan itu karena tak puas dengan cara Go-Jek menyelesaikan kasus kehilangan barang yang ia alami. Ia terlebih dahulu mengadukan seorang pengemudi Go-Car karena tidak mengembalikan telpon genggam miliknya, yang tertinggal di mobil.

Sang pelanggan tak puas dengan kebijakan Go-Jek yang hanya memutuskan mengganti dengan telpon genggam baru dan bukannya mencari barang yang hilang

"Saya tidak lapor polisi, saya langsung gugat ke pengadilan beberapa waktu yang lalu ke perdata aja," kata Ridarson kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/01/2019).

Ridarson mengadukan hal itu ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu. Ia mengatakan sudah menempuh jalan damai bersama pihak yang ia gugat yakni PT Gojek Indonesia, tetapi kata Ridarson mediasi yang sudah dilakukan sebanyak tiga kali itu tidak menemui titik temu.

"Sidang pembukaan dulu kan kemarin, terus disuruh mediasi dulu mencari penyelesaian diluar yang digugatkan, disuruh damai. Lalu mediasi ada beberapa kali tiga sampai empat kali tapi kan titik temu tidak ada," ujarnya.

Ridarson mengatakan pada saat mediasi, jalan damai yang ditempuh pada saat itu adalah dengan memberikan ganti rugi berupa telpon genggam dari pihak Go-jek. Namun, Ia menolak jalan damai tersebut.

"Cuma ditawarin HP itu doang, Saya gak nerima (ganti rugi), terus karena nggak terima kan lanjut ke sidang yang hari ini. Sidang membahas gugatannya," jelasnya.

Lebih lanjut, Ridarson mengatakan tidak ada mekanisme dan sarana cepat yang dimiliki oleh PT. Go-jek Indonesia dalam menanggani HP yang tertinggal itu. Ia menilai hal itu adalah sebuah kelalaian yang dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum.

Ridarson dalam gugatannya mengatakan gugatan itu tidak hanya penting bagi dirinya semata, tetapi juga dapat digunakan untuk memperbaiki sistem kerja PT Go-jek Indonesia kedepannya supaya kejadian serupa tak terjadi lagi.

Adapun kronologi dari tertinggalnya smartphone Ridarson di mobil driver Go-Car. Berikut ini kronologinya :

Pada tanggal 20 Juli 2018 Ridarson memesan Go-Car dari aplikasi Go-Jek sekitar pukul 15:00 WIB dari Bukit Pamulang Indah A 15 No.18 Tangerang Selatan dengan tujuan Terminal Bis Iebak Bulus. Mobil Go-Car pesanannya datang sekitar pukul 15:15 WIB. Driver Go-Car itu akan mengantarkannya sampai halte busway Pondok Pinang, sebelum Terminal Bis Lebak Bulus, Jakarta Selatan. 

Pada saat dalam mobil, Ridarson bertanya kepada driver untuk mengisi daya smartphone miliknya di dalam mobil tersebut. Lalu, driver mempersilakan dan memberikan kabel charger, HP tersebut diletakan di sebelah kiri tepat disamping driver.

Setelah Ridarson sampai di dekat lampu merah Pondok Pinang, Ia turun membawa barang-barang yang lain seperti tas tangan dan tas roda. Pada saat itu, Ia lupa untuk membawa HPnya, sehingga tertinggal di dalam mobil Go-Car tersebut.

Ridarson menyadari HP-nya tertinggal di dalam mobil Go-Car kurang lebih lima menit setelah turun dari mobil. Ia langsung menelpon ke nomor HP yang ada didalam mobil Go-Car tersebut menggunakan HP lain, tetapi tak ada jawaban dari driver yang seharusnya menyadari ada suara panggilan telepon dari HP miliknya. Ridarson beberapa kali menelepon tetapi tidak direspons.

Ridarson juga tak mengingat nomor polisi mobil Go-Car tersebut. Ia memberitahu istrinya untuk menghubungi pihak Go-jek, meminta supaya HP tersebut dikembalikan ke rumahnya atau Istrinya yang mengambil HP tersebut ke kantor Go-jek. Ia juga menceritakan kejadian itu kepada sahabatnya bernama Abdul Salam, Abdul juga mencoba menghubungi nomor HP yang ada di dalam mobil tersebut, tetapi tidak ada jawaban.

Istri Ridarson menghubungi kantor Go-jek. Lalu, data dari pihak Go-jek membenarkan bahwa Ia sudah memesan Go-Car kepada driver itu. Pihak Go-jek berjanji akan berusaha menghubungi driver untuk menanyakan perihal adanya HP yang tertinggal di mobil tersebut.

Setelah menunggu selama lima jam lebih pihak Go-jek memberikan informasi kepada istrinya, bahwa menurut driver HP Ridarson sudah tidak ada di dalam mobil tersebut. Driver itu mengatakan ada penumpang lain yang naik setelah dirinya, dan menuduh penumpang lain itu yang mengambil HP Ridarson.

Walaupun begitu, Ridarson meyakini HPnya masih ada di dalam mobil Go-Car yang sudah dipesannya itu. Ia meyakini driver melihat HP miliknya dan seharusnya dapat menerima telepon saat dirinya menghubungi nomor tersebut.

Kemendikbud tak ingin ada sekolah favorit
Ini tiga ciri pemerintahan Jokowi otoriter menurut Amien Rais
 Lagu Jogja Istimewa dijiplak pendukung Prabowo, Ini respons Kubu Jokowi
PKS nilai pidato Prabowo tepis anggapan pesimisme
Kubu Prabowo minta KPK periksa Tjahjo Kumolo terkait kasus Meikarta
Aktivis 98 desak negara serius tuntaskan kasus penculikan dan pelanggaran HAM
BPN bantah pidato Prabowo nihilkan prestasi Indonesia
Kubu Jokowi nilai Prabowo hanya daur ulang isu lama
Cinta dan kehilangan
Medan, Bandar Lampung dan Manado juara kota terkotor
Fahri Hamzah nilai pidato Prabowo gagal
PKS: Pidato Prabowo terlalu lama
Prabowo sebut SBY sebagai mentornya di pilpres 2019
Prabowo ancam mundur dari Pilpres, ini respons KPU
Ikatan Dai Aceh: Jokowi-Ma'ruf insyaallah ikut tes Al-Quran
Fetching news ...